Monday, 4 December 2017

Gambar Kaligrafiku Untuk Mading (Edisi Maulid)

Hai sahabat blogger sepermainan~~!
Hari ini Lianty mau ngepost karya gambar Lianty nih...
Akhirnya, setelah sekian lama gak menggambar, Lianty bisa kembali menggambar.
Kembali kepada pensil, spidol dan buku gambar T^T
Ini pun karena kewajiban Lianty mangkanya cepat selesainya :v
Kalau bukan ‘wajib’ ya gak siap-siap juga nih gambar :v

Lianty bilang wajib karena karya-karya ini adalah keperluan OSIS bagian mading.
Beberpa hari yang lalu, teman Lianty dari kelas sebelah nanya sama Lianty
“Lianty, bisa gambarin kaligrafi gak?” Nah Lianty bingung nih, maksudnya buat apa cobak?
Padahal gak ada lomba atau apaan. Ternyata gambar kaligrafi itu untuk mading alias majalah dinding SMA edisi Maulid. Ya, walaupun sebenarnya maulid udah lewat, tapi nuansa-nuansanya masih terasa banget kan? Wkwkwkwk... Masjid di kampung Lianty aja belum adain acara maulid’an, kayanya sih sebentar lagi... Apalagi sekolah Lianty... mungkin sebulan lagi :v atau enggak sama sekali -_- /?/ (semoga aja dirayain) Jadi dengan kata lain, nuansa maulid masih sangat-sangat kental, sekental susu cap bend*ra :v

Temen Lianty dari kelas sebelah ini bilang kalau nama Lianty masih ada di daftar nama anggota OSIS, jadi Lianty masih berwenang untuk mengisi mading. Asyeeekkk.... *_*
Ya walaupun sebenarnya semua murid SMA ‘bisa’ mengisi mading asalkan karya mereka diberikan ke anggota OSISnya, tapi yang ‘paling bisa’ mengisisnya kan anggota mading itu sendiri :3 Wkwkwkwk...

Contoh-contoh kaligrafi ini Lianty temukan di mbah yang paling pinter bin ajeb/?/
Siapa lagi kalau bukan mbah gugel? wkwkwkwk...  :v :V
Ada 6 kaligrafi yang Lianty buat, mulai dari yang standart alias gampang sampai yang ‘agak susah’. Agak susah ya... Lianty gak punya banyak waktu buat gambar kaligrafi yang tingkatnya susah :D. 


Okedeh yuk Liat-liat kaligrafi yang Lianty buat ^_<








Sebenarnya sih Lianty gak tau mau buat berapa macam...
Tapi berkat kedua teman sepermainan Lianty yang juga bantuin nyariin contoh dan kasih pendapat, akhirnya jadilah ke-6 kaligrafi ini *_*
Terima kasih ya kawan-kawan~~

Sampai di sini dulu ya postingan Lianty hari ini~
Lianty masih punya buanyakkk cerita yang pingin Lianty post di sini. 
Jadi intinya...
Tunggu Lianty ya >_<

Salam manizzz sahabat blogger~~~

-Lianty Putri-



Friday, 1 December 2017

[Diary Absurd Of Praktek Biologi] Pembedahan Ikan Mas

Hai sahabat blogger sepermainan~
Hari ini Lianty mau cerita tentang praktikum lagi nih...  Hehehehe.
Setelah kemarin ceritanya praktikum mulok menanam cabai dan praktikum fisika roket air kali ini Lianty mau cerita praktikum Biologi membedah ikan mas :3.
Wkwkwkwk...

Jadi Lianty peringati nih.
Di postingan kali ini ada foto-foto organ dalam ikan mas yang agak gimana gitu/?/.
Mulai dari dagingnya sampe jantung dan kawan-kawannya.
Jadi kalau kalian yang takut ngeliat hewan di sembelih, cukup tekan tombol kembali di browser kalian aja ya :3 Heheheh...

Oke Lianty sudah peringatin.  Sekarang kita kembali ke topik utama.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Lianty udah peringati ya...
:'v

Setelah semua kelompok menyiapkan alat-alat dan bahan untuk praktikum biologi,
kami pun langsung pergi ke laboratorium biologi untuk mulai pembedahannya.

Tujuan kami praktikum ini adalah untuk mengetahui organ-organ dalam ikan mas secara langsung. Sebenarnya bukan cuma organ dalam aja sih...  Kami juga diberitahu bagian-bagian luar tubuh ikan mas seperti nama-nama siripnya. Tapi waktu itu kami tidak terlalu tertarik dengan bagian luar tubuh ikan mas.  Kami terlalu excited dengan pembedahan yang sadis ini :'v

Ikan mas yang udah mati

Pak guru biologi kami,  pak Imran memberitahu cara membedah ikan mas yang tepat agar organ dalamnya tidak terganggu dan rusak sebelum bisa kami lihat.
Caranya,  pembedahan dimulai dari bagian bawah insang ikan mas kemudian ke atas punggungnya. Setelah sepanjang punggunya sudah dibedah kemudian turun melalui ekor sampai ke dekat anus ikan mas. Nah bagian ini nih yg paling serem, daging ikan masnya dipotong pelan-pelan supaya organ dalamnya keliatan. Errr...  :'v

udah mulai :3

Jujur aja Lianty geli liatnya. Wkwkwkwk...
Tapi ya namanya juga ilmu, kita harus syukuri walaupun geli-geli liatnya :v :v /?/

Setelah dibedah (fotonya kecil aja ya :v)

Anak sekulahan mah masih bedah ikan...
Kalau dokter bedah apalagi :v Bedah mayat duh T^T
Wkwkwkwk... Yang cita-citanya jadi dokter, terutama dokter bedah, rajin-rajin belajar ya...
Rajin-rajin ngeliat beginian biar jantungnya gak lemah :v /?/

Tim Kelompok kami *_*

Okedeh, sampai di sini dulu postingan Lianty kali ini ya...
Sampai jumpa lagi dipostingan selanjutnya yang mungkin masih tentang kegiatan sekolah :D

Salam biologi ~!

-Lianty Putri-


Tuesday, 28 November 2017

Kisah Suka Duka Praktikum Peluncuran Roket Air XI IPA 2 | Ir. H. Djuanda

Hai sahabat blogger sepermainan~
Akhirnya hari ini Lianty bisa ngeblog lagi di tengah-tengah tugas ngetik laporan praktikum yang gak siap-siap. Beneran deh~! laporan praktikum yang mau Lianty tulis itu banyak banget.
Doa'in cepat siap ya sahabat blogger, biar Lianty bisa ngepost postingan lain selain 'diary' doank :v

Beberapa minggu yang lalu, kelas Lianty mendapatkan tugas praktikum fisika membuat roket air serta peluncurnya dari guru fisika kami Pak Edu, yang sering nge-live di Instagram :v.
#Teacher-jaman_now. Wkwkwkwk...
Pak Edu memberi kami jangka waktu yang cukup panjang untuk menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan praktikum ini. Jadi kami tidak terlalu mendadak dan bisa menyiapkan hal-hal untuk praktikum dengan matang.

Kerja kelompok pun di mulai dari sini. Kelompok di kelas Lianty dibagi menjadi 6 kelompok berdasarkan daftar piket. Lianty piket hari Jumat, dan teman-teman sekelompok Lianty adalah
Tony, Gilang, Yohan, Putri Widya dan Putri Indriani.

6 kelompok ini dibagi lagi menjadi dua bagian. Kelompok senin, selasa, rabu adalah tim roket dengan sudut 60 derajat. Sedangkan kelompok kamis, jumat, sabtu adalah tim roket dengan sudut 90 derajat.

bahan-bahan utama pembutan peluncur

Proses pembuatan peluncur :








yeayy akhirnya selesai juga T^T

Day - 1 (Hari percobaan) 

Hari percobaan tiba. Hari ini teman-teman Lianty membawa peluncur serta roket air mereka untuk percobaan peluncuran sebelum hari H. Yup~! hari ini Lianty dan teman-teman sekolah lainnya hanya mencoba hasil kerja kami saja. Jika ada yang salah maka masih bisa kami perbaiki.

punya teman-teman Lianty (belum semua)


Oke, saatnya ke lapangan~! (^0^)9


antusias sist :3

kesibukan kelompok lain

kerja-kerja~!


"Apa liat-liat?!" :v

nyiram masih aja kalem :v


Ternyata praktikum kali ini perlu perjuangan yang plus plus :v karena hari pertama ini Lianty dan teman-teman Lianty basah kuyup :v Waktu roketnya meluncur, air akan keluar dari ujung roket dan air itulah yang nyiprat kemana-mana :v Dan parahnya lagi, Lianty lah yang paling basah :3
Yang takut air mendingan ngumpet dibawah pohon melinjo aja deh :3 (di daerah praktik ada pohon melinjo)
Setelah percobaan selesai. Hari H pun ditentukan dengan cara adu suit.
Ternyata yang menang adalah perwakilan tim 90 derajat, maka hari selanjutnya yang akan tampil adalah tim 90 derajat sedangka tim 60 derajat jadi tim penamatan.

Day - 2 (Hari H 90 derajat)

Semua tim 90 (kamis, jumat dan sabtu) telah mempersiapkan segalanya dengan matang termasuk kelompok Lianty. Tapi ya...
Kelompok Lianty jadi kelompok dengan hasil terendah dari 2 kelompok lainnya.


T^T Kami gak tahu pasti kesalahannya di mana.
Tapi ya apa boleh buat deh, yang penting kita hepi, yang penting kita sudah berusaha (^0^)9

Tim pengamat a.k.a tim penilaian adalah keompok piket hari senin, selasa dan rabu.

Hari kedua ini gak ada dokumentasi yang berharga karena tukang ngedokumentasinya lagi praktik :v
(dibaca : Lianty) Wkwkwkwk...
ya, Lianty sering jadi tukang foto kalau ada kerja kelompok kaya gini :V

Okelah,Kita langsung masuk ke hari selanjutnya aja ya~! ^^


Day - 3 (Hari H 60 derajat)

Hari ini adalah hari paling seru dari hari-hari sebelumnya.
Mungkin karena ini hari terakhir, jadi semua anggota kelompok antusias >_<

Kelompok 60 (senin, selasa dan rabu) pun akan mulai mempraktikan roket air mereka hari ini.
dan kami, kelompok kamis, jumat dan sabtu jadi tim penilaian ><
Yeahhhhh......!!!



persiapan

pohon melinjo yang Lianty omongin

melinjonya ^^

area yang akan dilewati roket tim 60 derajat
Ini Lianty punya video hari ketiga full version. Gak kayak video sebelum-sebelumnnya yang durasinya cuman hitungan detik :3 Video kali ini durasinya sekitar 12 menitan :D


Setelah video itu Lianty upload dan copy'in linknya ke grup chat kelas Lianty,
seketika viewersnya langsung nambah :v  dan seketika jadi trending topik di kelas :'D
Wkwkwkwkwk....

Di video itu, Lianty dan teman-teman Lianty dari tim penilaian ada menyebutkan kalau kelompok 1 gagal dan nilainya adalah nol. Itu gak bener ya sahabat blogger~ Setelah kejadian itu, ternyata pak Edu bilang kalau nilai yang gagal adalah 80 bukan nol. Jadi bagi kelompok 1 jangan khawatir tentang nilai kalian yang nol ya... dan maafkan Lianty serta teman-teman tim penilaian yang lain karena udah rempong bilang kalau nilai kalian nol :3 *salahin pak gurunya juga, pak edu gaje nih.

Ya, Kelompok 1 dari tim 60 derajat gagal dalam percobaan menerbangkan roket mereka karena tempat untuk memompanya mampet/?/ Mungkin kena lem dari dalam kali ya...? jadi waktu kering ketutup lubang anginnya... Tapi gak papa kelompok 1 ~! Yang penting kalian sudah berusaha~!

Untuk semua kelompok dari piket senin sampai sabtu, tak apa jika ada yang gagal atau tak sesuai dengan kemauan kita... yang penting kita sudah berusaha mendapatkan yang terbaik.
Dalam praktikum ini bukan nilai lah yang kita kejar. Tapi kita mengejar ilmu, ilmu fisika, ilmu membuat roket air, ilmu meluncurkan roket air. Dan juga jangan lupakan salah satu hal yang penting yaitu meningkatnya solidaritas ;)) Semangat untuk semuanya~!!


The writer of this absurd diary

-Lianty Putri-

Friday, 24 November 2017

Praktek Mulok (Penyemainan Bibit Cabai Rawit)

biji cabai yang sudah tumbuh milik kelas lain
Hai sahabat blogger sepermainan~
Akhirnya hari ini Lianty bisa buka blog juga T^T
Akhir-akhir ini banyak banget tugas praktikum dari berbagai mata pelajaran di sekolah Lianty.
Jadi Lianty gak sempat buka blog. Dan sekarang Lianty akan sempatin buat ngeblog walaupun postingannya juga tentang praktikum :'3

Di postingan kali ini Lianty mau cerita tentang praktik pelajaran muatan lokal 'bercocok tanam' yaitu penyemaian bibit cabe rawit. Jadi kali ini, Lianty dan teman-teman sekelas Lianty akan menanam biji cabe rawit di poly bag (^3^)

Sebelum kelas Lianty, sudah ada kelas-kelas yang lebih dulu praktek.
Waktu itu Lianty bertemu salah satu teman Lianty dari kelas lain di toilet sekolah.
Matanya merah plus berair gitu :3 Lianty langsung sadar kalau dia 'wedangan' :'v
Abis megang cabe eh dia malah megang mata.
WoW fantastik :'D.
"Haduh pedih kali mataku" Kata temen Lianty itu.
Wkwkwkwkwk... setelah ngeliat itu, Lianty jadi lebih hati-hati waktu praktek :'v


Hari H pun tiba. Kelas kami heboh dengan suara-suara gaib teman-teman sekelas.
"Mana bijinya?" "Gak kau bawa bijinya?" "Pinjam sendok wei!" "Minta air hangat ya" :'v

Bahan-bahan yang kami siapan hari itu adalah mangkuk, sendok, air hangat, sapu tangan, poly bag, dan pastinya biji cabe rawit.

Seperti yang diajarkan oleh guru kami,  Bu Evi.
Pertama-tama kami harus mencari biji cabe rawit yang produktif dengan cara mengambil biji cabe dibagian tengah dan kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang sudah berisi air hangat.
Biji yang menyentuh permukaan adalah yang produktif.
Sedangkan biji yang mengambang/?/ di permukaan berarti tidak produktif.

biji yang produktif diambil dengan sendok

Setelah biji cabenya kami keringkan, bu guru pun menyuruh kami keluar -
ruangan kelas untuk mulai praktikum yang sebenarnya.

Bahan-bahan dan alat pun disiapkan.


menyiapkan media tanam

Setelah media tanam disiapkan, kami pun menaburkan biji cabe rawitnya di atas permukaan,
tidak lupa untuk menutupnya sedikit dengan tanah dan menyiramkan sedikit air.
Bukan disiram sih sebenarnya... Di ciprat-ciprat gitu :'v

tumbuh ya nak...


Ini Lianty punya foto kegiatan kelompok lain, (bukan malah sibuk di kelompok sendiri eh malah nyibukin ke kelompok lain/?/ :v)




Yosh~! Selesai~
Setelah selesai menabur biji cabe, masing-masing kelompok meletakkan poly bag-nya di tempat yang sama yaitu di bawa pohon ceri.

masing-masing kelompok punya 3 poly bag




maaf kan yang numpang narsis :v

Oh ya, Lianty kasih tau nih...
Punya kelas lain yang lebih dulu praktek, biji cabenya sudah tumbuh lho ><





Sampai sekarang, sudah seminggu... tapi biji cabe dari kelompok Lianty belum tumbuh-tumbuh T^T. Bukan kelompok Lianty aja sih... Yang lain juga. Tapi anehnya hanya ada 1 kelompok yang bijinya sudah kelihatan tumbuh. #tegar

Semoga biji cabe dari kelompok yang lain juga ikut tumbuh ya... Khususnya kelompok Lianty :3
Semoga tumbuh jadi pohon cabai yang berbuah lebat ya... Jangan tumbuh jadi cabe-cabean/?/ :'v wkwkwkwk....


Sampai di sini dulu ya postingan Lianty kali ini. Sahabat blogger bantu doa'in biji cabai kelompok Lianty supaya cepat tumbuh ya, hehehehe. :*

Sampai jumpa di postingan berikutnya ~~~

Salam manizzz,

-Lianty Putri-